Kamis, 11 Juli 2019

Butuh Modal Untuk Buka Usaha? Yuk, Simak Tips Agar Pinjaman Modal Usaha di Setujui Bank

Para pelaku usaha tentu menyadari bahwa dalam masa tertentu, sangat pinjaman modal usaha di bank menjadi salah satu solusi terbaik untuk mengenjot kembali roda bisnis yang mulai lesu. Dan untuk mendapatkan pinjaman dari bank, perlu mempersiapkan berbagai persyaratan agar sesuai dengan syarat dan ketentuan pengajuan pinjaman yang diberikan oleh pihak bank. 

Bagi pelaku usaha berskala UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), terkadang permodalan didapatkan dari perseorangan atau investor. 
Tentu yang demikian sah-sah saja, apalagi bila belum berbadan hukum serta skala dan omzet usaha masih tergolong kecil. Mendapatkan pinjaman modal dari investor bisa jadi sangat masuk akal. 
Tapi bagaimana bila ingin memperbesar skala usaha?

                                   

Disinilah perlunya tambahan modal dari bank dengan jumlah yang lebih besar lagi. Dan untungnya saat ini perbankan sudah mempunyai produk finansial khusus untuk mendukung permodalan usaha skala mikro, kecil dan menengah. 

Agar Pinjaman Modal ke Bank Lekas Disetujui 

Tak sedikit pengusaha baik skala kecil juga menengah bahkan yang besar sekalipun yang kadangkala mengeluhkan tentang sulitnya mendapatkan pinjaman dari bank. 
Sebenarnya yang demikian ini bisa dialami oleh siapa saja. 
Alasannya, karena sebagai sebuah lembaga dan institusi, perbankan memang punya aturan-aturan standar yang baku, serta beroperasi sesuai dengan kaidah finansial resmi, serta aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. 
Oleh karenanya, sangat penting bagi kita calon debitur agar menyesuaikan antara kebutuhan sebagaimana syarat dan ketentuan dari pihak bank.
Berikut ini adalah persyaratan umum pengajuan pinjaman modal usaha dari pihak bank :

Informasi Data Diri 

Siapkan data diri yang benar dan lengkap. Data diri antara lain KK, KTP juga NPWP sebagai bagian dari syarat utama pengajuan modal ke bank. Bagi calon debitur yang sudah menikah, siapkan pula fotokopi buku nikah yang sudah dilegalisir dari Kantor Urusan Agama (KUA).

Bukti Pendapatan

Untuk syarat yang kedua adalah lampirkan bukti pendapatan. Bukti pendapatan ini berbeda sesuai dengan profesi yang digeluti. Untuk  
Mereka yang berprofesi sebagai karyawan. Maka bukti pendapatan bisa dari slip gaji bulanan. Sementara untuk wirausahawan maka bukti pendapatan bisa dari rekening koran atau print out buku tabungan. 

Identitas dan Bukti Legalitas Perusahaan 

Untuk pengusaha, wajib pula mencantumkan bukti legalitas dan identitas perusahaan. Bukti legalitas perusahaan ini antara lain SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan), SKDU (Surat Keterangan Domisili Usaha) atau Surat Keterangan Usaha yang minimal dikeluarkan dari kelurahan atau desa tempat domilis dan menjalankan usaha. 

Bila setiap persyaratan sebagaimana disebutkan di atas sudah lengkap dan benar, proses selanjutnya hanya tinggal datang ke kantor cabang bank dimana pinjaman modal hendak diproses. 
Untuk proses ini disebut pula dengan istilah proses pengajuan aplikasi.

Selama proses pengajuan aplikasi pihak bank akan melakukan review secara mendetail tentang profil usaha yang hendak mendapatkan kucuran permodalan. Tentu saja butuh waktu selama proses ini berjalan. 

Itulah tadi keseluruhan detil pengajuan pinjaman modal usaha di bank yang bisa dilakukan untuk mendapatkan permodalan. 

Setiap detil dan proses mulai dari persyaratan berkas hingga review dilakukan sendiri oleh calon debitur. 

Hal ini yang kadang menjadi keluhan calon debitur saat mengajukan pinjaman ke bank. 
Terlebih bila harus kemudian datang ke kantor cabang bank penyedia pinjaman dan mengantri untuk dilayani customer service yang ada. 

Cara terbaik mengajukan pinjaman di bank bebas ribet saat ini adalah dengan melalui portal finanasial online seperti misalnya, CekAja.com yang menyediakan berabagai fitur pinjaman modal usaha terkini. Cukup klik tautan https://www.cekaja.com/small-business-banking berikut ini, dan rasakan kemudahan mengajukan pinjaman modal usaha sesuai profil dan kebutuhan anda. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yuk Ketahui Cara Mudah Berhemat Ala Orang Kaya

Menurutmu apa sih perbedaan orang kaya dan orang yang ingin “terlihat kaya”? Orang kaya membeli barang yang berkualitas, tapi hanya ...